Total Tayangan Laman

Rabu, 13 November 2013

Super Power of Indonesia


Super Power of Indonesia
Scientist said like this ! what else, why, how ???
1.     Keanekaragaman hayati (Megabiodiversity), Indonesia memiliki keanekaragaman hayati terbesar di dunia setelah Brazil (no 2), diantarnya:
·          27.500 species tumbuhan berbunga (10 % dari seluruh species tumbuhan di dunia),
·         1.539 species burung (17 % dari seluruh species burung di dunia),
·         515 species reptilia (16 % dari seluruh species reptilia di dunia).
·         25% ikan (16 % dari seluruh species ikan di dunia).
·         40 species primata dari 195 jenis primata di dunia
Sources: Materi Perkuliahan Prof. Dr. Ir. Hadi S Alikodra, MS & Diskusi, Jatna Supriatna Ph. D

2.      Kayu & non kayu, pada tahun 70an stock kayu Indonesia masih sangat banyak dan hutan Indonesia masih bagus, namun seiiring berjalannya waktu produksi kayu di Indonesia kian habis. Why? Demand internasional yang berlebihan menggiring Indonesia untuk terus mengeksploitasi hutan (deforestration) secara terus menerus, belum lagi untuk menutupi kebuntuan dari pada hutang Indonesia sebagai negara berkembang kepada dunia dan Negara maju.  Illegal loging maupun legal logging terus berlangsung apalagi setelah desentralisasi kekuasan daerah yang menjadi kebuntuan untuk mensejahterakan penduduk setempat.

3.      Terumbu karang, Indonesia sebagai pusat segitiga terumbu karang dunia (Three Coral of the Wolrd).  Sebagai contohnya Wakatobi dan Raja Ampat. Wakatobi yang telah dikembangkan secara berkelanjutan oleh Bupatinya yaitu Bapak Hugua, menjadikan Wakatobi sebagai pusat penelitian terumbu karang dunia. Selain itu, melalui aktifitas dan jasa ekowisata disana, menjadikan wakatobi sebagai salah satu kawasan ekowisata bahari paling popular di seluruh dunia. Dimana terdapat produk jasa sport tourism, diving, snorkeling, bird watching di wilayah perairan, aneka terumbu karang, aneka ikan, local culture, etc. so, many people in the world come there.
One example more is Raja Ampat in Papua. Potensi raja ampat serupa dengan wakatobi, namun menurut WWF dan CI (2002), keanekaragaman hayati laut raja ampat merupakan paling komplit di dunia, melebihi wakatobi, laut merah maupun perairan di Amerika. Dimana 75% terumbu karang yang ada di dunia terdapat di Raja Ampat. Diperkirakan masih banyak fauna yang belum teridentifikasi. Hal ini disebabkan karena papua island dihapit oleh dua samudera yakni pasifik dan hindia selain itu dataran papua merupakan pecahan dari benua Australian, sehingga mewarisi sebagian faunanya.

4.      Budaya (Cultural Diversity), etnik dan bahasa, Indonesia sebagai negara yang memiliki jumlah populasi terbanyak ke empat di dunia yakni kurang dari 250 juta orang dan memiliki banyak budaya dan suku, karena dataran Indonesia sendiri terdiri dari kepulauan.

5.      Pantai atau pesisir, indoneisa sebagai negara kepulauan terdiri dari 17.508 pulau dengan dataran seluas 1,9 juta KM 2 dan garis pantai sepanjang 80.789 KM dengna cakupan laut seluas 3,1 juta KM. kepulauan Indonesia ini terletak di garis khatulistiwa antara lautan hindia dan pasifik yang di hapit benua Australia dan benua asia sehingga menjadikan Indonesia sebagai negara super power of megbioadiversity.

6.      Energy, Indonesia sebagai negara yang terletak di garis khatulistiwa dan memiliki hutan hujan tropis memiliki potensi lebih dibanding negara alpin maupun sub alpin dalam konteks energy matahari. Tentunya energy ini dapat dimanfaatkan dan optimalkan ke dalam berbagai bentuk yang tentunya bersifat ekonomi dan sebagai alternative energy fosil. Selain itu, Indonesia sebagai negara ring of fire memiliki banyak banyak gunung merapi sehingga memiliki potensi panas bumi yang melimpah melalui uap. Uap panas yang didikeluarkan dari perut bumi ini tentunya tidak akan pernah habis, dan dapat dimanfaatkan ke menjadi industri pembangkit listrik tenaga uap bumi (PLTPB). Tentunya pemanfaatan PLTPB ini berbasis green economic karena emisi yang dikeluarkan cenderung sedikit. 

7.      Jasa lingkungan, Indonesia sebagai negara tropis memiliki hutan basah sehingga tersedia air tawar yang melimpah. Adapun karbon yang sampai saat ini belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Hutan Indonesia sebagai paru-paru dunia mengambil andil besar dalam penyeimbang suhu dunia dengan penyerapan emisi. Namun sayangnya perhitungan mengenai regulasi ketetapan karbon ini belum ada diakui secara internasional. Negara maju seperti Amerika dan China sebagai negara penghasil emisi terbesar di dunia. Seharusnya negara maju memberi benefit terhadap Indonesia akan karbon yang tentunya agar Indonesia tetap menjaga hutan tropis secara utuh. Sehingga mengurangi krisis global warming.

8.      Mining responsibility & unresponsibility, Pertambangan, Galian A, B, C karena kondisi geografis yang sempurna. Belum lagi terdapat kurang lebih 120 gunung di Indonesia yang diantaranya berada di jajaran cincin api (ring of fire) sehingga melimpahnya SDA dan energy.

Masih banyak potensi SDA, SDM: budayaà ex: kuliner etc, SDK yang bersifat masih  potensial maupun actual di Indonesia yang belum dimanfaatkan secara optimal, green growth, dan berkelanjutan. Hal ini desebabkan karena SDM manusia yang belum sepenuhnya siap dalam mengelola sumber daya potensi yang melimpah ini.

Maka dari itu, penulis bermaksud menyampaikan informasi berdasarkan referensi dan pengetahuan yang ada kepada pembaca agar tetap lestari dan bermanfaat. Etika dan moralitas yang baik tentunya mendorong kita sebagai mahluk bumi yang menjadikan human responsibility terhadap alam, lingkungan, dan sesama manusia. (Pembahasan Sedikit melenceng namun berkaitan). Berbekal pedoman al-quran, kitab dan ilmu pengetahuan memungkinkan manusianya menjaga lingkungan untuk masa depan, should be save nature for future. So keep conservation, ecotourism alternative way and Go green for development…

Sources: Materi Perkuliahan: Prof. Dr. Ir. Hadi S Alikodra, MS,  Diskusi: Jatna Supriatna Ph. D & Handbook: Siahaan, N. H. T